banner 728x250

Radio Daerah Harus Punya Program Unggulan dengan Konten Kearifan Lokal Masing-masing Daerah

  • Bagikan
Mulyo Hadi Purnomo (kiri) dan Anas Syahirul (kanan) saat menjadi narasumber dalam talkshow di Radio Suara Kota Wali. Foto: istimewa
banner 468x60

 

DEMAK, JOGLOSEMARNEWS.COM—Dunia media informasi mengalami dinamika yang luar biasa terutama dalam mengiringi era globalisasi dan disrupsi ini. Tak terkecuali di sektor media penyiaran khususnya radio.

banner 336x280

Karena itulah, lembaga penyiaran radio harus menyikapi dinamika tersebut dengan menciptakan inovasi dan kreatifitas. Salah satunya dengan melakukan transformasi digital sesuai dengan tuntutan zaman.

Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Mulyo Hadi Purnomo saat menjadi narasumber talkshow di Radio Suara Kota Wali (RSKW) Demak, 6 September 2021 kemarin. Talkshow yang dipandu oleh Jayanto Arus Adi (Pokja Dewan Pers) itu juga menghadirkan Anas Syahirul Alim, Komisioner KPID Jateng.

Menurut Mulyo Hadi, lembaga penyiaran juga harus tanggap melakukan transformasi menyikapi era kekinian di era disrupsi. Termasuk kekinian dari perilaku konsumen. Ia menyarankan agar radio mulai fokus pada program yang segmented dan sangat spesialis. Karena televisi sudah bergerak ke arah siaran khusus dengan konten yang tersegmentasi, dan berharap radio juga demikian.

“Seringkali ketika bicara radio di era saat ini banyak yang pesimis dalam konteks pengembangan untuk meraih audiens. Maka harus jeli membuat format program yang disesuaikan dengan karakter perilaku konsumen/audiens saat ini. Misalnya saat ini banyak audiens yang mendengar radio di mobil maka fromat program juga harus disesuaikan. Belum kalau bicara tranformasi digital, maka radio juga harus menggarap platform media informasi yang lain,” kata Mulyo Hadi.

Halaman:   1 2 3 Show All

banner 120x600
  • Bagikan