Nekat Buka, Tempat Wisata di Boyolali Ini Dirazia Satpol PP

0
64
Satpol PP Boyolali merazia tempat wisata yang nekat buka / Foto: Waskita

loading...
Loading...

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Satpol PP Boyolali menindak tegas pelaku wisata yang curi start membuka tempat wisata. Pintu masuk langsung dipasang police line.

“Sesuai ketentuan masa perpanjangan PPKM level 3 maka tempat wisata belum bisa operasi atau buka,” ujar Kepala Satpol PP Boyolali Sunarno, Rabu (15/9/2021).

Namun demikian, hasil razia ditemukan keramaian di kawasan tempat wisata, terutama kawasan Kecamatan Selo dan Ngemplak.

“Seperti di Waduk Cengklik Park ramai pengunjung dan langsung kami datangi dan ternyata memang ramai. Langsung dilakukan swab test acak terhadap 18 pengunjung. Hasilnya negatif.”

Narno mengatakan, tempat wisata tersebut memang sudah buka, namun, hanya restonya. Hanya saja, pelanggaran bisa terjadi diaman pengunjung memanfaatkan di wahana yang tersedia.

Mengantisipasi potensi pelanggaran, pihaknya memasang police line pada pintu masuk menuju wahana.

“Ini bertujuan membatasi aktivitas pengunjung hanya dikisaran resto, dengan ketentuan maksimal 50 persen dari kapasitas.”

Sedangkan wilayah Selo, kerumunan masih terjadi di Irung Petruk, jembatan Jrakah, kafe-kafe di lereng Merapi-Merbabu dan alun-alun PB VI Selo. Satpol PP terus melakukan penertiban ke kawasan tempat wisata yang berpotensi terjadi kerumunan.

“Kami juga akan menggelar operasi gabungan bersama Pemkab Sragen di kawasan wisata Waduk Kedung Ombo.”

Terpisah, Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Boyolali, Supana mengakui, ada pelaku wisata yang nekat mencuri start buka.

Padahal sesuai instruksi bupati, Boyolali masuk level 3 perpanjangan PPKM dan masih melarang tempat wisata untuk buka.

“Kami akan memberikan surat teguran kepada pengelola wisata yang nekat membuka tempat wisata,” tutupnya.  Waskita