banner 728x250

MELIHAT KASUS PERUNDUNGAN DI KPI DARI SISI LAIN

  • Bagikan
banner 468x60
Niken Foto: Istimewa

Oleh : Niken Satyawati*

Dunia maya heboh. Pesan berantai beredar luas melalui kanal WhatsApp, berlanjut ke medsos berbagai platform, tentang perundungan dan pelecehan seksual yang terjadi di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat.

banner 336x280

Dalam pesan berantai itu, korban yang seorang pria berinisial MS mengaku pernah mengadu ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia pada 2017 dan melaporkan ke kepolisian tahun 2019 namun tidak ditanggapi.

Korban mengaku mengalami perundungan sejak 2011, saat awal bergabung dengan KPI. Tersangka perundungan adalah lima seniornya. Korban sehari-hari mengaku dipaksa membelikan makan bagi para senior. MS mengatakan puncaknya pada 2015, di mana dia mengalami pelecehan seksual.

Tahun 2015, menurut MS, para pelaku beramai-ramai memegangi kepala, tangan, kaki, menelanjangi, memiting, melecehkan dengan mencoret-coret buah zakarnya menggunakan spidol.

Bejat. Biadab. Begitulah orang normal menilai kasus itu berdasarkan pengakuan korban. Oleh karenanya, sudah selayaknya semua pelaku dipecat dari pekerjaannya di KPI apabila memang tuduhan perundungan itu terbukti.

Halaman:   1 2 3 4 | 5 | 6 | Show All

banner 120x600
  • Bagikan